Membangun Kepercayaan Publik Setelah Krisis

Sebelum membicarakan tentang Membangun Kepercayaan Publik Setelah Krisis, setidaknya kita perlu menyebutkan kebutuhan untuk membangun kepercayaan dengan klien dan pelanggan Anda secara berkelanjutan. Kebutuhan tersebut termasuk layanan yang ramah dan membantu serta integritas dan kejujuran. Dengan Anda memiliki komponen-koponen itu saat krisis terjadi, orang-orang kemungkinan akan lebih cepat memaafkan dan kembali kepada Anda.

Sifat Krisis
 
Krisis akan menimbulkan banyak masalah, ini tergantung dari bagaimana Anda melanjutkan perjalanan dan apa yang harus dilakukan sejak dini dan kemudian hari. Seandainya ketika orang-orang merasa Anda tidak jujur terhadap mereka dan timbul dalam persepsi mereka semua yang Anda lakukan hanya untuk mendapatkan keuntungan semata, Anda tetap harus merangkak kembali sedikit demi sedikit. Memang, ketika sebuah kepercayaan dilanggar, pasti akan sulit untuk mengembalikannya.
 
Kita ambil satu contoh, ssalah satu tim perusahaan A membuat kesalahan atau tindakan hingga merugikan para pelanggannya kemudian perusahaan A tersebut terancam kehilangan para pelanggannya. Tentunya hal ini sangat buruk, tapi jika perusahaan A tersebut mau mengeluarkan permintaan maaf dan membuat perubahan dalam kebijakannya mungkin akan cukup untuk memperbaiki sebagian besar kesalahan.

Kemudian jika Anda sebagai perusahaan A tersebut apa yang harusnya dilakukan ?
 
Refocus beberapa efforts dari perusahaan dan karyawan. Carilah sebuah lembaga amal atau komunitas yang bisa Anda dapatkan dan bentuklah tim PR untuk aktivitas tersebut. Pertimbangkan sebuah pernyataan dan nilai baru bagi perusahaan Anda yang menekankan kepada sesuatu yang lebih dari sekedar keuntungan. Buatlah hal itu bisa membantu banyak orang  dan kemudian jadikan lingkungan Anda menjadi lebih baik, lalu tetapkan action untuk mencapai tujuan. Singkirkan kebijakan serta orang yang menghalangi cara Anda untuk menjadi lebih baik. Mulailah meminta maaf dengan solusi yang ditempelkan dibagian akhir "Kami menyesal hal ini bisa terjadi, tapi sekarang kami menawarkan Anda sebuah XYZ."
 
Carilah sebuah lembaga training yang menangani semacam personal development dan sebagainya untuk tim Anda  dan pastikan semua ini dimulai dengan komitmen. Jangan lupa untuk meminta orang untuk berbagi pengalaman positif mereka dengan perusahaan Anda. Dari mulut ke mulut dan media sosial bisa menjadi rujukan dan iklan terbaik untuk perusahaan Anda.

About The Author

Related Posts

Leave a Reply